Hidup sejatinya tak lebih dari kumpulan cerita yang sambung-sinambung menjadi sebuah kenangan. Kisah lama yang akan membangkitkan getar dihati, nanti.

***

Beberapa hal yang baru saya sadari justru setelah semuanya terlewat jauh di belakang, dan ndak bisa diulang. Kalau sudah tahu klop begini, kenapa ndak dari dulu aja ya kenal sama si itu? Kenapa banyak menghabiskan waktu dengan yang ndak pernah klop? Piye, ya namanya juga hidup. Ndak melulu sesuai dengan yang diharapkan juga.

Kadang saya ini kepikiran soal masa depan *bukan nikah hoyy* ya nanti lima tahun lagi apa ya yang bisa saya inget-inget dari diri saya sendiri. Kenangan macam apa yang akan saya ingat di lima tahun setelah ini. Manis kah, pahit kah, atau malah biasa-biasa saja ndak ada greget-gregetnya? Ya embuh juga.

Sejauh ini sih saya merasa belum ada yang spesial dari diri saya sendiri, atau lebih tepatnya belum menemukan yang spesial saja. Masih sama seperti 5 tahun yang lalu, cuma lebih gendutan aja gitu hehe. I mean, I dunno what I’ve to do to make some memories. Saya pengennya itu ya bisa punya kenangan yang manis gitu lho, yang ndak malu-maluin kalau di share di facebook lima tahun lagi haha.

Tapi apapun itu, saya ndak hidup di masa lalu apalagi masa depan. Yang bisa saya lakukan ya menikmati saja apa yang disuguhkan sekarang. Mungkin dulu-dulu hidup saya terlalu ngetrill, petakilan, pencilakan, ndak bisa diem gitu lah.  Makanya sekarang dikasih rehat dulu biar agak kendo agak selo. Biar yang suwung ndak cuma hatinya tapi juga orangnya lahya hehe.


Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started